Feeds RSS

Saturday, October 17, 2009

Basic Math for SciFi geeks

Kill the Queen
An Alien queen can lay 2.5 eggs per minute. You have 13 soldiers in your platoon. On average, a soldier will kill 4.2 face huggers before one lands on his face. How much time do you have to get to the egg room and destroy the eggs before your entire platoon is impregnated?

Death Star
You are in an X-wing fighter going full speed. You must release your photon-torpedo and hit an exaust port that is only 2 meters wide while dodging TIE fighers. At what distance from the port must you release your photon torpedo?

Boxcar
Lets say that there is a box car that is 60 feet long. One third of it is across the switch. Okay? And now another train is coming. How far do you have to move the box car off the track so that the other train doesn’t smash it? Quickly, there are thousands of lives at stake.

Replicants
Which of the following is a replicant?
A. A man who dreams of unicorns.
B. A girl who can play the piano without ever having a lesson.
C. A man who makes origami unicorns.

Answers:

Kill the Queen
If each soldier kills 4.2 face huggers before getting an Alien Facial and you have 13 soldiers then simply multiply 4.2 X 13 = 54.6. But this isn’t the final answer because you must have one soldier to survive to take on the Alien Queen. So there can be no more than 53 eggs in that room when your soldiers arrive. That being the case you have 53 eggs divided by 2.5 eggs/minute which is 21.2 minutes to get to the egg room.

Death Star
It’s a trick question. It can’t be done without using The Force

Boxcar
20 feet. Unless you want to see a crash then don’t move the boxcar at all.

Replicants
Both A and B. Reason: Person C knows that person A dreams of unicorns. How? Because person C knows that A is a replicant and all replicants of that type dream of unicorns. Obviously a person who can play the piano without ever having lessons is a replicant because her memories come from another person.


Credit http://offtopic.polygeek.com

Tuesday, October 6, 2009

Ukhwati.. Kemanakah pergi rasa malu mu?

Jiwaku seorang muslim terguris pilu, tatkala terlihat pergaulan remaja kian hari yang sungguh telah jauh dari norma-norma agama. Kita sering melihat wanita zaman ini tidak lagi mengindahkan peringatan-peringatan yang telah diajar oleh Nabi kita Muhammad S.W.T dalam hal berpakaian.

“Dua golongan termasuk penghuni neraka, aku (sendiri) belum pernah melihat mereka,.........dan wanita yang berpakaian (tetapi) hakikatnya telanjang, yang berjalan lenggang-lenggok, kepala mereka (ada sesuatu) seperti punuk unta yang bergoyang-goyang. Mereka tidak akan masuk Syurga, bahkan tidak mendapatkan baunya padahal bau Syurga itu dapat tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian ( HR Muslim no. 2128 )

Renungkan, cara berpakaian mereka sudah begitu jauh dari nilai kesopanan, berpakaian tapi pada hakikatnya bertelanjang? yang dengan jelas dapat menggambarkan tiap lekuk-lekuk tubuhnya tanpa perasaan malu sedikitpun.

Ukhwati...” untuk siapa harusnya engkau menampakkan semua itu...”? “Untuk siapakah engkau seharusnya berhias...”?

“Apakah dirimu rela, kecantikan yang kamu miliki itu dinikmati oleh orang-orang yang dekat dan yang jauh darimu?”. ?”. “Bagaimana engkau mampu menyelamatkan dirimu dari semua renungan tajam serigala buas yang bertopengkan manusia?” “Relakah kamu menjadi umpama barang dagangan yang murah harganya, bagi semua orang, yang mampu dibeli oleh yang jahat ataupun yang terpuji?”. “Mahukah kamu, jika dihargai dengan nilai yang serendah itu?”

Ukhwati...engkau amatlah mahal dan berharga sekali. Pernah atau pun tak terlintas dalam benak fikiranmu, bagaimana seorang pembeli membelek-belek barang yang ingin dibelinya? Jika dia tertarik dan berhajat untuk membelinya, lantas dia akan meminta penjual agar diberikan barangan baru yang sama jenis yang masih tersusun elok di atas rak. Dia ingin supaya yang barang dibelinya adalah barang yang belum pernah disentuh oleh siapapun.

Renungkanlah perumpamaan ini dengan baik. Dari situ, engkau akan tahu betapa berharganya dirimu, yaknilah.. engkau menyembunyikan apa yang harus engkau sembunyikan berdasarkan perintah Allah Ta’ala.

Ukhwati...hadirkanlah hatimu sejenak, buanglah jauh-jauh rasa egomu, bersihkan jiwamu dari bisikan nafsu yang keji kerana ingin ku ajak dirimu untuk mengarungi samudera kisah nyata yang bertaburan hikmah didalamnya.

Disini aku ada cerita, cerita seorang artis terkenal, yang datang di satu negara Arab. Untuk menghiburkan sebuah majlis di negara tersebut.

Salah seorang wanita solehah menghubungi artis tersebut melalui telefon. Dia ingin melaksanakan peranan amar ma’ruf nahi mungkar. Segera ia mencari nombor telefon bilik hotel di mana tempat artis itu menginap, setelah menenemuinya, segera dia menghubungi. Selanjutnya terjadilah dialog seperti dibawah ini:

.....

Ukhti : Kami sangat mengalukan kedatangan awak di negeri kami. Kami sangat gembira atas kehadiran awak disini. Harap awak sudi menjawabnya.”

Artis : “Terima kasih, tanyalah!”

Ukhti : “Jika awak memiliki barang yang berharga, dimana awak akan menyimpannya?”

Artis : “Pastinya ditempat yang khas, dan saya akan pastikan saya menguncinya sehingga tidak seorangpun boleh mengambilnya!.”

Ukhti : “Jika sesuatu itu barang yang paling berharga sekali, dimana awak akan menyembunyikannya?”

Artis :” Ditempat yang sangat khas, sehingga saya pasti ia selamat dan tidak ada satu tangan pun yang boleh menyentuhnya.”

Ukhti :” Apakah sesuatu yang paling berharga yang dimiliki oleh seorang yang bergelar wanita?”

Artis : (lama tiada jawapan)

Ukhti : “Bukankah kesucian dirinya merupakan sesuatu yang paling berharga yang dia miliki?”

Artis :” Benar, sesuatu yang paling berharga milik wanita adalah kesuciannya.”

Ukhti :” Apakah sesuatu yang amat berharga itu boleh di pertontonkan kepada umum?”

Ukhwati...semoga kisah ini membangkitkanmu dari buaian nafsu syaitan yang telah lama membuai mimpi-mimpi tidurmu, jika tidak pun, maka sedarlah boleh jadi kematian akan menjemputmu setelah setahun, sebulan, seminggu, sehari, sejam atau sesaat kemudian nanti, semua itu tidak disangka-sangka, selama kamu tidak pernah tahu bila ajal bakal menjemputmu. Kematian tidak hanya mengetuk pintu orang yang sakit, tidak juga hanya kepada yang berusia, tetapi juga mereka yang hidup sihat, dewasa, anak muda bahkan anak kecil yang menyusu di pangkuan sang ibunya, sedangkan dirimu masih dan masih dalam keadaan kehilangan rasa malu.

Kempen Menutup aurat Kelantan.


Sumber: Diubahsuai dari artikel asal . Credit setingginya kepada penulis asal.

Monday, October 5, 2009

MUST LISTEN: Kenapa setiap muslim perlu bahasa arab?

Nouman Ali Khan is the Bayyinah Arabic Institute (www.bayyinah.com) lecturer. He gave this speech in Houston, Texas explains the importance of studying Arabic for comprehension of the Quran. And he discusses the pitfalls of many techniques used by students. Finally, he describes the advantages of the methods used by Bayyinah. A must-see for any student studying Arabic to better understand the Quran and Islam. For ummah..listen deeply.



P/s: Lecture yang sangat memberi kefahaman kepada saya dan mungkin kepada anda tentang kenapa kita perlu mengambil tahu bahasa arab.

Sunday, October 4, 2009

Jodoh adalah milik-Nya

Salam ukhwah..

Sebagai hamba Allah Ta'ala yang beriman, kita kena merasa yakin bahwa Allah Ta'ala adalah satu-satunya tempat untuk kita bergantung dari segala bentuk kekurangan kita. Kita akan merasa tenteram, tidak gusar dan berperasaan yang lain kerana semua milik, cita-cita dan keinginan kita sekiranya kita pasrahkan sepenuhnya kepada Allah Ta'ala, pastinya ia perlu diiringi dengan ikhtiar dalam menempuhi pencarian kita, bukan pasrah
semata-mata tanpa ada niat sedikitpun untuk meraihnya.

Contohnya, dalam masalah jodoh, jodoh memang tidak jatuh dari langit begitu saja, tanpa usaha mencarinya ia mustahil itu diraih. Oleh itu jangan kita terlalu merasa sedih dan bimbang apalagi merasa takut masih belum dipertemukan jodoh kita, jodoh adalah milik Allah Ta'ala, Dia yang berkuasa atas semua itu, kita harus yakin dengan keyakinan yang tiada tolak bandingnya dalam bab jodoh dan selebihnya ia telah pun ditetapkan oleh Allah Ta'ala sebelum menciptakan dunia ini.

Rasulullah S.A.W bersabda, " Allah Ta'ala telah menetapkan takdir seluruh makhluk-Nya lima puluh ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi. " ( HR Muslim ).

Jangan merasa sedih dan berkecil hati tentang jodoh kita itu. Jika Allah Ta'ala yang telah menetapkan jodoh buat kita, sejauh manapun ianya dari kita pasti kita akan menemuinya, sebaliknya jika Allah Ta'ala belum menetapkan seseorang menjadi jodoh kita, meskipun dekat, mustahil untuk dia menjadi pasangan hidup kita.

Oleh sebab itu bersabarlah, jangan lah pernah antara kita mengkritik; dengan siapa kita akan dijodohkan atau siapa yang akan menjadi pendamping hidup kita, yakin dan optimislah, selalulah memohon kepada 'Yang memiliki jodoh' iaitu Allah agar kita dipertemukan dengan seseorang pasangan yang terbaik sesuai dengan pilihan Allah Ta'ala.

Kewajipan kita adalah berserah sepenuhnya kepada-Nya dan jangan berputus asa dalam pencarian tulang rusuk kita yang hilang dan pastinya dengan cara-cara yang sesuai batas-batas syariat yang telah ditetapkan oleh agama kita ini.

Wallahu A'lam

Oak Ma Ten..